Jahe (Zingiber officinale)
- Kingdom:
Plantae
- Subkingdom:
Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
- Super Divisi:
Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
- Divisi:
Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
- Kelas:
Liliopsida (monokotil)
- Ordo:
Zingiberales
- Famili:
Zingiberaceae
- Genus:
Zingiber
- Spesies:
Zingiber officinale Roscoe
Jahe adalah tanaman herbal rimpang yang sangat dikenal dan
banyak digunakan sebagai bumbu dapur sekaligus obat tradisional. Tanaman ini
termasuk dalam famili Zingiberaceae dan berasal dari Asia Selatan,
tetapi kini telah dibudidayakan secara luas di berbagai wilayah tropis,
termasuk Indonesia.
Jahe memiliki batang semu
(pseudostem) yang terbentuk dari pelepah daun yang saling menumpuk. Tinggi
tanaman berkisar antara 40–100 cm. Daunnya berbentuk lanset dengan panjang
sekitar 15–30 cm. Bagian utama yang digunakan adalah rimpangnya, yang
berwarna kekuningan atau kemerahan tergantung jenisnya, dan memiliki aroma khas
serta rasa pedas hangat.
Jenis-Jenis
Jahe
- Jahe merah
(Zingiber officinale var. rubrum) – paling pedas, sering digunakan
untuk obat.
- Jahe emprit
(Zingiber officinale var. amarum) – kecil, pedas sedang.
- Jahe gajah
(Zingiber officinale var. officinale) – besar dan lembut, cocok
untuk bumbu masak.
Kandungan
Kimia dan Manfaat
Rimpang jahe mengandung senyawa
aktif seperti:
- Gingerol
dan shogaol – memberikan rasa pedas dan bersifat antiinflamasi
serta antioksidan.
- Zingeron
– berperan dalam aroma dan rasa khas jahe.
- Minyak atsiri, resin, vitamin (B dan C), dan mineral
(kalium, magnesium).
Manfaat jahe antara lain:
- Meredakan mual dan muntah (terutama pada kehamilan dan
perjalanan).
- Mengatasi masuk angin, flu, dan radang tenggorokan.
- Melancarkan pencernaan dan mengurangi perut kembung.
- Bersifat antiinflamasi dan dapat meredakan nyeri sendi.
- Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu sirkulasi
darah.
Penggunaan
Tradisional
Jahe digunakan secara luas dalam
bentuk segar, kering, bubuk, ekstrak, maupun minyak. Di Indonesia, jahe sering
dijadikan bahan minuman tradisional seperti wedang jahe, beras kencur,
dan jamu kunyit asam.
Efek
Samping dan Perhatian
Konsumsi jahe dalam jumlah wajar
umumnya aman. Namun, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung
atau gangguan pencernaan ringan. Ibu hamil, penderita gangguan pembekuan darah,
dan pengguna obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum
mengonsumsinya secara rutin.
Referensi
- White, B. (2007). Ginger: An overview. American
Family Physician, 75(11), 1689–1691.
- Mashhadi, N. S., et al. (2013). Anti-oxidative and
anti-inflammatory effects of ginger in health and physical activity:
Review of current evidence. International Journal of Preventive
Medicine, 4(Suppl 1), S36–S42.
- Departemen Kesehatan RI. (2008). Tanaman Obat
Indonesia. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Comments
Post a Comment